Beranda > Step by Step Belajar Java > 1. The History Of Java

1. The History Of Java

Pada tahun 1991, perusahaan Sun Microsystem membentuk sebuah proyek yang dinamakan dengan “Stealth Project”, proyek ini dibentuk dengan tujuan untuk menciptakan suatu sistem software yang mampu berjalan pada alat-alat elektronik seperti perangkat TV dan peralatan elektronik kecil lainnya (small devices). Proyek ini berkonsentrasi untuk mengembangkan ide-ide pembuatan bahasa pemrograman yang portable (kecil dan bisa berjalan di sembarang jenis alat yang berbeda). Proyek ini dipimpin oleh James Gosling (Bapak Java / Creator of Java) dan akhirnya membentuk sebuah bahasa pemrograman yang diberi nama “Oak” yang diambil dari sebuah nama pohon yang berada didepan jendela kantor Sun Microsystem.

Setelah melewati beberapa waktu, ternyata diketahui bahwa sudah terdapat bahasa pemrograman yang telah diberi nama “Oak”, oleh sebab itu “Oak” diganti menjadi “Java” yang diambil dari salah satu biji kopi jawa, oleh sebab itu lambang Java juga ikut diganti menjadi “Secangkir Kopi”. Java secara resmi diperkenalkan Sun Microsystems pada tanggal 23 Mei 1995 dan saat itu langsung menggeser dominasi C++ sebagai bahasa pemrograman berbasis objek. Java telah menyempurnakan berbagai kelemahan-kelemahan yang terdapat pada C++ serta ditambah dengan beberapa fitur baru.

Java sendiri membagi versi programnya ke dalam tiga kelompok besar, yaitu :

  1. Java 2 Standard Edition (J2SE) : untuk aplikasi desktop
  2. Java 2 Enterprise Edition (J2EE) : untuk aplikasi enterprise (web, Distribute Programming : web service / SOAP, RMI, EJB, JNDI, dan lain-lain)
  3. Java 2 Micro Edition (J2ME) : untuk aplikasi micro / small device ( PDA, Handphone, dan sebagainya)

Kelebihan-kelebihan dan karakteristik Java :

  1. Dari segi sintaks Java sangat mirip dengan C/C++.
  2. Karakteristik Java sesuai dengan white paper dari Sun (bersifat Object Oriented, Robust – Java mendorong pemrograman yang bebas dari kesalahan dengan bersifat Strongly-typed).
  3. Sederhana, Java menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipelajari.
  4. Terdistribusi, Java didesign untuk berjalan pada lingkungan yang terdistribusi seperti halnya Internet.
  5. Aman, aplikasi yang dibuat dengan bahasa Java lebih dapat dijamin keamanannya terutama untuk aplikasi Internet.
  6. Netral secara arsitektur, Java tidak terikat pada suatu mesin atau sistem operasi tertentu.
  7. Interpreted, aplikasi Java bisa dieksekusi pada platform-platform dan operasi sistem yang berbeda karena melakukan interpretasi pada bytecode.
  8. Berkinerja tinggi, bytecode telah teroptimasi dengan sangat baik sehingga eksekusi program dapat dilakukan dengan secara cepat dan responsif.

Syarat-syarat menggunakan Java (GRATIS):

  1. JDK : apabila kita ingin membuat aplikasi dengan Java. (www.sun.com)
  2. JRE : apabila kita hanya ingin menjalankan aplikasi dengan Java. (www.sun.com)
  3. Editor : Textpad (www.textpad.com), Eclipse (www.eclipse.org), dan tentu saja Netbeans (www.netbeans.org).
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: