Beranda > Tips Java-Netbeans > Contoh Spring Injection

Contoh Spring Injection

Berikut kita akan membuat sebuah contoh Spring Injection dengan menggunakan Netbeans 6.8 dan Spring Framework 2.5:

  1. Jalankan Netbeans Anda
  2. Buat Sebuah Project Baru
  3. Tambahkan library Spring Framework yang secara default telah disediakan oleh Netbeans 6.8
  4. Klik kanan di library kemudian pilih Add Library dan kemudian pilih Spring Framework 2.5


  5. Buat sebuah Class Mahasiswa
    public class Mahasiswa {
        private String nim;
        private String nama;
        private String jurusan;
    
        public String getJurusan() {
            return jurusan;
        }
    
        public void setJurusan(String jurusan) {
            this.jurusan = jurusan;
        }
    
        public String getNama() {
            return nama;
        }
    
        public void setNama(String nama) {
            this.nama = nama;
        }
    
        public String getNim() {
            return nim;
        }
    
        public void setNim(String nim) {
            this.nim = nim;
        }
    
        @Override
        public String toString() {
            return String.format("NIM : %s\n" +
                    "Nama : %s\n" +
                    "Jurusan : %s\n",
                    this.nim, this.nama, this.jurusan);
        }
    }
    
  6. Buat Sebuah File Context (xml file) untuk konfigurasi spring
    • File => New File => Pilih Other Pada List Categories => Pilih Spring XML Configuration Files
    • Ikuti langkah berikut :
    • Ubah file context.xml menjadi seperti berikut :
  7. Buat satu class Main dan isikan perintah berikut :
    import org.springframework.beans.factory.xml.XmlBeanFactory;
    import org.springframework.core.io.ClassPathResource;
    
    public class Main {
    
        public static void main(String[] args) {
            XmlBeanFactory beanFactory = new XmlBeanFactory(new ClassPathResource(
                    "context.xml"));
            Mahasiswa m = (Mahasiswa) beanFactory.getBean("cthbean");
            System.out.println(m);
        }
    }
  8. Jalankan Clean and Build dan kemudian Jalankan Run
  9. Hasilnya akan seperti ini.

Kesimpulan : Dengan menggunakan Spring Injection, maka Spring secara otomatis akan menginstancekan Class yang dimaksud menjadi Object dan secara otomatis memberikan nilai sesuai yang telah diatur oleh file context.xml. Sehingga class tersebut langsung dapat kita gunakan tanpa kita instancekan secara manual.

  1. Maret 7, 2010 pukul 21:25

    terima kasih atas infonya. sangat membantu sekali hal-hal yg berhubugan dengan spring memngingat saya ada project menggunakan spring tapi msh buta sekali dengan spring. apa saja c yang dibutuhkan untuk memulai “ngoding” dgn spring??

    • Maret 8, 2010 pukul 09:20

      Hahaha… tentu saja Spring frameworknya harus ada, kalo di netbeans 6.8, spring frameworknya sudah disediakan. untuk tutorial dan referensi yang lebih lengkap bisa kunjungi situs http://roseindia.net/

  2. Maret 14, 2010 pukul 21:19

    owh..gtu ya? maklum newbie bru belajar..untuk membuat “hello word” pke spring aja butuh koding yg ribet ya? aplgi buat suatu sistem. gmn cranya kira2 buat sistem laporan keuangan sederhana saja menggunaka spring?

  3. Juni 4, 2010 pukul 02:29

    Pak, utk pembuatan index dari Hibernate udah ketemu nih pak caranya🙂 Silahkan di cek disini pak http://martinusadyh.web.id/2010/06/04/table-index-on-hibernate/🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: